Kamis, 05 Juli 2012

Cara Merapatkan Vagina yang Longgar


Setiap wanita Dalam hidupnya akan mengalami masalah Dengan vagina yang menjadi longgar. Penyebab

utamanya adalah proses melahirkan Dan penuaan (usia). Bisakah vagina yang sudah longgar Dirapatkan kembali?

Melahirkan, usia Dan terlalu sering berhubungan seksual adalah faktor utama yang bisa melonggarkan vagina wanita. Namun karena sifatnya yang elastis, vagina wanita bisa kembali Dirapatkan Dengan metode-metode tertentu.

Seorang wanita Dengan vagina longgar cenderung mengalami masalah libido rendah, hal ini karena kurang rasa penetrasi akibat vagina longgar Dan Dapat menyebabkan masalah pada hubungan seks.

Kondisi tersebut juga membuat wanita lebih mungkin mengalami inkontinensia (ketidakmampuan untuk mengontrol buang air besar atau kecil) Dan vagina berbau.

Di masa lalu, metode bedah atau operasi Dinilai cukup efektif Dan cepat untuk merapatkan Dan mengencangkan kembali vagina yang sudah longgar. Namun, metode ini harus mengeluarkan uang yang cukup banyak, sehingga tak banyak wanita bisa melakukannya.

Namun sebenarnya tak perlu membuang banyak uang untuk merapatkan vagina. Latihan Dan herbal tertentu bisa membantu mengembalikan otot vagina kembali rapat.

Dilansir Selfgrowth, berikut beberapa cara yang Dapat Dilakukan untuk merapatkan vagina yang longgar:


1. Latihan Kegel
Latihan vagina terkenal yang Dapat membantu memperkuat otot-otot vagina adalah latihan Kegel. Senam kegel berguna untuk melatih otot Dasar panggul atau Disebut Dengan pubococcygeus (PC). Otot-otot yang bergerak adalah organ Dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, Dan usus. Teknik senam Kegel yang mudah Dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti menahan kencing untuk awalnya selama 5 Detik, kemudian kendurkan. Terus ulangi latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut Dengan meningkatkan lama waktu menahan kencing 15-20 Detik.

Latihan ini tergolong mudah karena bisa Dilakukan kapan saja Dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Latihan bisa Dilakukan Di kursi kerja, sambil Duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, atau berbaring.

Latihan ini tidak hanya membantu memulihkan elastisitas vagina, tetapi juga meningkatkan aliran Darah ke Daerah vagina. Hal ini sangat efektif Dalam meningkatkan libido pada wanita. Bukan hanya ini, juga Dapat mempercepat membangkitkan Dan meningkatkan respons terhadap rangsangan seksual.



2. Gel vagina berbahan alami
Gel pelumas vagina Dengan bahan alami yang mengandung ekstrak ginseng, oak, Hamamelis atau ekstrak tanaman Pureria Mirifica. Tanaman Pureria Mirifica yang kaya akan fitoestrogen tidak hanya memastikan pengetatan vagina, tetapi juga merupakan anti-aging yang cukup baik.



3. ‘Kerucut vagina’ (vaginal cone)
Obat lain yang menggunakan otot untuk mengencangkan vagina adalah vaginal cone. Vaginal cone berbentuk seperti tampon Dengan berat yang bervariasi.
Cara menggunakan adalah Dengan memasukkan kerucut kecil ke Dalam vagina Dan meremasnya Dengan menggunakan otot-otot vagina. Lakukan ini beberapa kali sehari sedikitnya 15 menit. Metode ini perlahan-lahan akan membantu mengencangkan otot vagina.


atau cara dibawah ini :

caranya :
1. minum rebusan daun sirih, 1 gelas sehari
2. sering melakukan kontraksi pada vagina anda caranya dengan menahan pipis ± 1 menit.
3. jangan sering memasukan sesuatu ke lubang vagina anda walaupun rasanya katanya nikmat , sebab mengakibatkan lubang semakin besar.
4. cuci dengan minyak sirih ada dijual bebas.

strees




gila pakaian apa.ni kok bisa2.nya pakai buju begini

Arti Sebenarnya dari Mimpi Anda


Pernahkah Anda terbangun dari tidur dengan bercucuran keringat setelah merasa bahwa gigi Anda copot atau Anda berjalan masuk kelas Bahasa Inggris dengan telanjang bulat? Apa sebenarnya arti dari mimpi-mimpi tersebut? Kita bertanya kepada ahlinya.

Mimpi: Gigi copot


Mungkin mimpi yang paling banyak disalahartikan.

Artinya: "Mimpi itu menggambarkan kegelisahan atas bagaimana pandangan orang lain terhadap Anda," kata Michael Vigo dari situs dreammoods.com. Judith Orloff, penulis “Second Sight: An Intuitive Psychiatrist's Story” menambahkan bahwa: "Para wanita memimpikan hal itu ketika merasa mereka kehilangan kekuatan."



Mimpi: Telanjang

Anda muncul di suatu tempat dalam keadaan telanjang, tetapi hanya Anda yang menyadarinya.

Arti: Anda merasa terlalu terbuka. "Anda merasa takut bahwa Anda terlalu terbuka atau ada rahasia pribadi Anda yang terbongkar," kata Orloff. Tetapi itu tidak selalu hal yang buruk, tambah Gillian Holloway, penulis “5 Steps to Decode Your Dreams”. "Mimpi tersebut biasanya muncul ketika terjadi perubahan dalam hidup Anda, seperti cinta baru atau sebuah promosi. Anda mungkin hanya merasa belum siap menerima apa yang terjadi."




Mimpi: Payudara


Payudara bisa menjadi besar, mengecil, atau bocor.

Arti: Sering kali mimpi tersebut berhubungan dengan rasa percaya diri dan seksualitas. "Saya memiliki pasien dengan implan besar di payudaranya, yang mengalami mimpi buruk ketika dia menghadiri pemakamannya sendiri, dan yang tersisa dari jasadnya hanyalah implannya," kata Orloff. "Kepercayaan dirinya berpusat di payudaranya." Payudara yang bocor mungkin menandakan pergulatan batin antara peran menjadi seorang ibu dan istri.




Mimpi: Kuku

Kuku Anda patah, Anda gigiti sendiri, atau mereka tumbuh secara tidak terkontrol.

Arti: Mimpi kuku yang patah mungkin berarti Anda sedang menghindari sebuah situasi atau tanggung jawab, kata Vigo. Mengigiti kuku Anda dapat berarti ada masalah yang terjadi yang cukup sulit untuk Anda hadapi. Dan kuku yang tumbuh terlalu panjang, menurut Holloway, menandakan bahwa Anda sedang mempertahankan diri sendiri dan kehilangan kemampuan untuk melihat dalam ruang lingkup yang lebih besar.

10 Mitos dan Fakta Seputar Strategi Diet dan Fitness


Mitos 1: Makan di malam hari membuat gemuk

Fakta:
Jika asupan kalori Anda secara keseluruhan sesuai untuk penurunan berat badan atau menjaga kondisi tubuh, mungkin makan setelah makan malam akan memberi manfaat, ujar Joni Rampolla, RD, Director of Nutritioin and Wellness untuk Medifast.

Kalori pada malam hari akan dipakai pada hari berikutnya (dan bahkan ketika Anda tidur). Untuk tetap menjaga kadar tinggi energi Anda, lebih baik sebarkan kalori pada siang hari ketika tubuh Anda membutuhkan bahan bakar. Makanlah sesuatu setiap dua atau tiga jam. Hal ini akan menstabilkan kadar gula darah dan membantu Anda untuk merasa kenyang dan berenergi sepanjang hari.

Jika Anda membutuhkan camilan di malam hari, batasi hingga 200 kalori atau kurang.

Mitos 2: Rasa lapar adalah tanda Anda membutuhkan makanan

Fakta:
Tubuh biasanya mengirim sinyal lapar ketika kekurangan cairan (dehidrasi), jam tidur berubah, atau merasakan lapar secara psikologis. Jika Anda tidak minum cukup air atau tidur dengan cukup, hal tersebut akan membuat Anda merasa lapar, bahkan ketika Anda masih kenyang, ujar Rampolla.

Mitos 3: Menurunkan berat badan lebih sulit daripada menaikkannya

Fakta:
Lebih dari 90 persen orang yang berdiet memperoleh kembali berat badan yang mereka turunkan sesudah mereka “menyelesaikan” rencana diet mereka, ujar Rampolla. Jika Anda melanjutkan makan makanan yang Anda konsumsi sebelum turun berat badan, berat badan Anda akan kembali naik dan bahkan melebihi dari biasanya.

Alasannya: Setelah turun berat, tubuh Anda yang lebih langsing membutuhkan kalori yang lebih sedikit. Ditambah, jika rencana diet Anda tidak memasukkan protein yang cukup, Anda mungkin akan kehilangan massa otot, dan menimbun lemak. Kenapa itu buruk: Otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak, jadi kehilangan otot akan membuat metabolisme Anda lebih lambat.

Setiap hari, buatlah keputusan yang tepat untuk tetap berada di jalan yang benar dengan gaya hidup yang lebih sehat. Menjaga pola makan yang sehat merupakan komitmen seumur hidup dan membutuhkan kegigihan yang kuat, ujar Rampolla.

Mitos 4: Olahraga membuat Anda letih

Fakta
: Seiring dengan tubuh yang semakin terbentuk, kebanyakan orang merasa bahwa olahraga memberi mereka lebih banyak energi daripada sebelumnya. Berolahraga secara teratur juga dapat membantu melawan rasa letih, memperbaiki kualitas tidur dan mengelola stress Anda, ujar Gina Crome, MS, MPH, RD dan pelatih Top 10 FitOrbit.com.

Mitos 5: Berolahraga merupakan komitmen yang memakan banyak waktu

Fakta:
Untuk tetap menjaga berat badan sehat, Anda dapat berolahraga setidaknya 20-40 menit beberapa hari dalam sepekan. Jika tujuan Anda adalah untuk menurunkan berat badan, Anda dianjurkan untuk berolahraga selama 45 hingga 60 menit setiap hari, ujar Crome.

Anda tidak perlu berolahraga sekaligus dalam satu sesi. Kebanyakan dari kita dapat menggunakan waktu luang 5-10 menit di waktu yang berbeda dalam satu hari. Menggunakan waktu luang dalam satu hari untuk berolahraga akan membuatnya menjadi kebiasaan dalam gaya hidup sehat Anda.

Mitos 6: Melatih bagian bawah tubuh Anda

Fakta:
Jenis olahraga yang Anda lakukan tidak memengaruhi jumlah sel lemak di area tertentu tubuh Anda, ujar Crome. Bahkan jika Anda melakukan 100 kali olahraga perut setiap hari, tanpa nutrisi yang cukup, kualitas tidur, dan pola fitness yang seimbang, Anda mungkin tidak akan mendapatkan perut yang rata dan berbentuk seperti yang Anda inginkan.

Anda mungkin memang mengembangkan otot di bagian tersebut, namun hal itu tidak sama dengan menghilangkan lemak.

Ketika tubuh kehilangan lemak, tubuh secara sistemik juga menghilangkan lemak di seluruh tubuh pada waktu yang sama. Selain dengan cara bedah seperti sedot lemak, tidak ada cara langsung untuk menghilangkan lemak dari bagian tubuh tertentu, ujar Crome.

Mitos 7: Anda harus makan karbohidrat hanya ketika sedang aktif

Fakta:
Mitos ini didasarkan pada kepercayaan bahwa karena karbohidrat merupakan sumber energi tubuh, Anda tidak boleh memakannya ketika sedang tidak aktif – seperti kebanyakan orang di malam hari. Kendati begitu, banyak orang yang lebih aktif di malam hari atau secara rutin berolahraga setelah bekerja.

Orang-orang seperti itu dapat mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang tepat di malam hari untuk mendukung gaya hidup mereka tersebut, ujar John Bosse, RD dan tim Member of the Research & Development untuk USANA Health Sciences.

Untuk seseorang yang tidak aktif di malam hari, cemilan ringan berprotein tinggi seperti 2/3 cangkir keju kaya lemak atau protein shake dapat membantu Anda untuk tetap langsing. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi protein berkualitas tinggi dengan jarak waktu yang teratur dapat membantu Anda memperoleh komposisi tubuh yang ideal, dan karena jarak waktu yang panjang antara makan malam dan sarapan, cemilan kecil adalah pilihan yang cerdas.

Mitos 8: Angkat beban membuat Anda berotot

Fakta:
Kecuali jika Anda mengonsumsi zat-zat yang mengubah profil hormon Anda (steroid yang bersifat anabolik), Anda tidak akan mendapatkan otot dalam jumlah besar, ujar Bosse. Melakukan repetisi dalam jumlah yang banyak (20+) menggunakan beban ringan dan berhenti setiap set untuk menghindari kram otot tentu akan membantu kesehatan Anda dan membakar kalori, namun itu bukanlah cara terbaik untuk mendapatkan tubuh yang terbentuk dan padat.

Lalu apa cara terbaiknya? Menambahkan intensifitas latihan dengan beban yang lebih berat (enam hingga 10 repetisi) dengan beberapa set sampai otot Anda tidak kuat melakukan repetisi lebih lanjut.

Kemampuan untuk membentuk otot berbeda bagi pria dan wanita dan oleh karena itu hal tersebut harus dipahami, ujar Bosse.

Mitos 9: Anda harus minum jus untuk detoksifikasi

Fakta:
Tubuh kita sebenarnya sangat cerdas dan sudah memiliki kemampuan untuk detoksifikasi setiap hari, ujar Kristen Carluci, RD, ahli diet dan nutrisi dari Pitney Bowes Inc.

Ya, ada orang yang turun berat badan dengan detoks jus , namun bukan karena racikan jus ajaib atau karena tubuh Anda bersih dari racun yang memperlambat metabolisme Anda. Turun berat badan dalam proses detoksifikasi merupakan akibat mengonsumsi kalori yang jauh lebih sedikiit dari biasanya.

Meskipun mengonsumsi banyak buah-buahan dan sayur-mayur merupakan hal yang baik, namun jus detoks hanya memperbaiki untuk sementara. Jus tersebut tidak memberikan kebiasaan asupan nutrisi yang seimbang yang Anda perlukan untuk menurunkan berat badan dan menjaganya tetap begitu untuk selamanya, ujar Carlucci.

Mitos 10: Karbohidrat itu musuh

Fakta: Dengan banyaknya diet rendah-karbohidrat, banyak orang yang menolak untuk mengonsumsi karbohidrat. Konsep ini salah karena bukan hanya karbohidrat yang meningkatkan berat badan, kuncinya ada pada diri kita sendiri yang sulit untuk mengendalikan ukuran porsi, ujar Carlucci.

Daripada menghilangkan karbohidrat sama sekali, cobalah berfokus untuk memilih karbohidrat yang tepat dengan porsi yang sesuai. Konsumsi pasta dan roti dari gandum utuh (tiap potong mengandung 100 kalori atau kurang dan mengandung setidaknya 3 gram serat), dan cobalah untuk memasukan hanya seperempat karbohidrat di piring Anda. Batasi konsumsi pasta hingga 1 cangkir dan pilihlah kentang yang berukuran hanya sebesar mouse komputer.